Kelebihan dan Kekurangan Jualan di Marketplace VS Website Toko Online Sendiri

Saat era internet 2.0 yang kemudian disusul oleh internet marketing, konsumen hijrah dan mulai meninggalkan pembelian langsung ke toko, untuk membeli secara langsung melalui toko online. Saat ini masih ada dua tipe penjual online, yakni jualan di marketplace (pasar online) atau di Website Toko Online sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Jualan di Marketplace dan Website Toko Online Sendiri 1

Yang dimaksud dari Marketplace adalah tiga yang terbesar, tempat mempertemukan penjual dan pembeli, yakni Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

Sedangkan yang lainnya memiliki website toko online sendiri sebagai sarana satu-satunya untuk menjual produknya.

Admin blog ini memiliki keduanya, yakni website toko online dan juga Marketplace. Perlu diketahui kalo jualan di media sosial seperti Facebook atau Instagram tidak bisa dihitung disini.

Masing-masing tempat jualan tersebut memiliki keuntungan dan kerugian, buat yang mau memulai bisnis online, maka bisa mempertimbangkan poin-poin berikut ini:

Keuntungan Jualan di MarketPlace (Pasar Online)

  1. Proses daftar dan membuka toko sangat mudah dan cepat, simpel dan efisien
  2. Pihak Marketplace sering sekali memberikan subsidi gratis ongkir dan cashback.
  3. Fitur Escrow, dimana pembeli yang datang akan lebih mudah percaya karena garansi
  4. Dukungan pembayaran dan pengiriman barang yang banyak dan lebih fleksibel
  5. Semuanya berjalan secara otomatis, tidak perlu pengembangan sistem dan lainnya, SEO juga lebih mudah, jadi termasuk iklan dan promosi gratis.
  6. 100% gratis, kecuali bila menambah iklan lebih banyak dan fitur lebih baik
  7. Bisa diakses secara mudah via PC maupun aplikasi.

Keuntungan Jualan di Website Toko Online Sendiri

  1. Lebih leluasa mengatur penampilan website beserta fiturnya.
  2. Bebas menentukan kebijakan dan aturan
  3. Terlihat keren dan greget, apalagi bila produk yang dijual memiliki nilai dan eksklusifitas.
  4. Tidak hanya menjual, tapi juga membangun brand, saat beli maka orang akan ingat ke toko online. Sekali dayung, 2-3 pulau terlampaui.
  5. Informasi produk yang bisa diatur dan diisi seenak jidat, tanpa limit!, mau diisi ribuan gambar juga gak masalah asal server kuat.
  6. Tidak ada batasan kategori, tipe produk, metode pembayaran, kurir pengiriman yang ditambahkan di website.
  7. Tanpa pesaing, tanpa perang harga

Nah, selanjutnya adalah mengenai kekurangan, sebenernya ini yang harus diperhatikan baik-baik

Kekurangan jualan di Marketplace / Pasar Online

  1. Terikat dengan peraturan toko online yang bersangkutan, kalo menyalahi bisa di banned.
  2. Tidak leluasa mengatur produk, salah kategori, etalase atau deskripsi, produk bisa dihapus tanpa pemberitahuan, bisa juga kena bonus Banned.
  3. Ada kemungkinan pelanggaran privasi yang dilakukan pihak marketplace.
  4. Maksimal foto produk cuma 9 (Shopee), sedangkan Bukalapak dan Tokopedia malah cuma 5.
  5. Deskripsi produk terbatas, cuma 2000 kata, selain itu kategori produk juga lebih terbatas.
  6. Perang harga terlalu sengit untuk produk yang pasaran, jadi kadang belum perang sudah kalah.
  7. Bila produk dan branding sukses, maka yang punya nama tetap marketplace.

Kekurangan jualan di Website Toko Online Sendiri

  1. Modal donk!!, biaya domain dan hosting untuk yang stabil tidaklah murah.
  2. Membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang lebih banyak, bila produknya tidak bernilai, maka tidak efisien dan buang-buang sumber daya.
  3. Harus punya pengetahuan yang cukup bagaimana mengatur website, CMS, Server dan lainnya.
  4. SEO, bila tidak, maka zonk! Harus iklan dan promosi juga, kalo tidak, maka orderan anyep.
  5. Lebih sulit membangun kepercayaan pada pembeli baru dan awam.
  6. Sulit untuk memberikan subsidi gratis ongkir atau cashback, terutama bila dikelola sendiri.
  7. Proses jual beli sulit dilakukan secara otomatis, karena biasanya masih harus ruwet mengurus pembayaran dan biaya pengiriman. Sebenernya bisa saja juga otomatis, tapi tools yang dipakai tidak murah.

Daftar diatas berdasarkan pengalaman kami secara umum, jadi tidak 100% mutlak, pada penerapannya ada hal-hal yang cukup fleksibel yang bisa ditoleransi. Faktor penentu diantaranya adalah Karakter orang, tipe produk, harga produk dan segmen produk.

Bila dirusuh memilih salah satu, kami mungkin akan memilih marketplace, tapi admin blog ini punya keduanya dan keduanya pula memainkan peranan penting. Semoga bermanfaat

[mrc] – Netjurnal.com

Leave a Reply